8 Hal Sederhana yang Bisa Membuat Hidupmu Terasa Bahagia

Kamu pernah denger istilah uang tidak bisa membeli kebahagiaan? Artikel ini ditulis untuk mendukung teori tersebut. Memang kita tidak bisa bersikap munafik, karena nyatanya setiap diberi uang saku orang tua, atau gaji bulanan yang cair, kita pasti akan menyunggingkan sebuah senyuman maha tulus. Tapi sesekali dalam kondisi terburuk pun, bukankah kita juga pernah menyunggingkan senyuman terbaik karena hal sederhana yang melegakan?

Hidup memang butuh uang, tapi untuk bahagia tidak melulu soal uang.

Masih nggak percaya? Coba deh cek 8 daftar kebahagiaan di bawah ini.  Atau mungkin kamu punya daftar lainnya yang bisa ditambahkan melalui kolom komentar.

  • Punya Teman Baik atau Sahabat adalah Kebahagiaan yang Tidak Bisa Dibeli

    Di kehidupan yang singkat ini, rasanya akan terlalu membosankan kalau menghabiskan waktu tanpa orang terdekat, seperti sahabat. Kamu pasti pernah dengar bijak bertuah dikelilingi oleh orang baik adalah salah satu bentuk rezeki dari Tuhan. Oleh karena itu sepatutnya kamu bersyukur jika sudah menemukan teman baik dalam hidupmu. Setidaknya bersama mereka kalian bisa jadi bahagia dan gila bersama. Setidaknya bersama mereka kamu bisa membagi sedih di dada dan akhirnya hidup terasa baik-baik saja.

Jika berkenan untuk membaca artikel seputar pertemanan, kunjungi saja artikel yang lain http://alifatul.com/2017/09/24/fun-friendship-story-perihal-memilih-teman-ajarkan-aku-bagaimana-cara-untuk-menemukan-teman-yang-selalu-ada-di-setiap-keadaan/

teman baik
  • Bagi Jomblo, Menemukan Sepasang Jiwanya yang Lain juga Bentuk Kebahagiaan Tiada Tara

Setelah berhasil menemukan teman baik, harapan selanjutnya khususnya bagi kamu yang sudah berusia dewasa adalah menemukan teman hidup.  Apalagi kalau kamu masuk dalam daftar orang-orang yang njomblo bertahun-tahun. Rasanya menemukan teman hidup yang sevisi misi itu benar-benar bisa membuatmu bahagia terbang melayang ke langit tinggi.

teman hidup
  • Lulus Kuliah Setelah Perjuangan Berdarah-Darah juga Menjadi Kebahagiaan yang Luar Biasa

Wisuda nanti udah ada gandengannya?

Nah mungkin itulah salah satu manfaat lain dari menemukan teman hidup. Selain untuk kebahagiaan rohani, menemukan pasangan hidup juga bisa dijadikan kebanggan tersendiri karena di wisudamu nanti ada yang kamu gandeng hehe.

Jadi begini, jika di meme kita sering membaca kata acc lebih manis daripada i love you bagi mahasiswa akhir, memang ada benarnya. Apalagi bagi para mahasiswa lanjut usia alias pejuang skripsi yang sudah nambah jatah semester, percayalah ketika skripsi itu berakhir dengan acc ujian, sungguh nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan. Betapa bahagianya momen seperti itu, ketika dengan sedikit haru kamu memberi kabar kepada orangtua dari tanah rantau. Meminta doa restu untuk kelancaran ujian akhir dari proses kuliah yang terasa panjang.

Akhirnya wisuda
  • Setelah Sekian Lama Mondar Mandir Mencari Lowongan Pekerjaan, Akhirnya Kamu Diterima Bekerja di Sebuah Pekerjaan, Apakah itu Namanya Bukan Sebuah Kebahagiaan?

Setelah selesai kuliah, tentu semua orang termasuk dirimu sendiri berharap kamu akan segera menemukan sebuah pekerjaan. Segala cara sepertinya sudah kamu lakukan untuk mencari pekerjaan. Mulai dari stalking info loker di sosial media hingga mengikuti job fair di mana-mana. Hingga akhirnya kamu menyadari betapa sulitnya mencari sebuah pekerjaan. Bayang-bayang menjadi sosok pengangguran mulai menghantuimu. Beruntung jika kamu terlahir bukan sebagi sosok yang mudah menyerah dan mudah pasrah. Gagal sepuluh kali, bangkit sebelas kali. Begitulah kamu menyemangati perjalanan dalam mencari sebuah pekerjaan.

Lalu suatu hari, datanglah saat yang dinanti-nanti. Sebuah panggilan untuk tes interview menghampirimu. Kamu pun disibukkan dengan berbagai contekan tips lolos interview, sibuk mencari pakaian yang pantas dikenakan saat interview. Dan semesta mengamini usaha keras dan doa-doamu. Kamu dinyatakan lolos dan akan diangkat  menjadi seorang pegawai di perusahaan. Apakah ini namanya bukan bahagia?

  •  Menghabiskan Waktu Bersama dengan Keluarga Setelah Sibuk dengan Rutinitas Harian yang Melelahkan

Kamu tau nggak kenapa orang Jawa suka bilang begini mangan ga mangan sing penting ngumpul? Jawabannya sederhana, karena bagi orang tua di Jawa, segala kemewahan di meja makan tidak akan ada artinya jika hanya dihabiskan sendiri. Begitu pula sebaliknya, makan nasi tempe dan sambal sudah terasa sangat istimewa jika dihabiskan bersama dengan keluarga. Mungkin itulah yang menjadi alasan mengapa ibu jarang memasak kalau salah satu anaknya tidak ada di rumah.

Ketika kamu lelah dengan rutinitas di kantor, pergilah sebentar ke ruang keluarga. Nikmati waktumu untuk bercengkrama dengan mereka. Percayalah senyum bapak ibumu adalah obat terbaik untuk segala penat di kantor.

  • Setelah Sekian Lama Menanti, Akhirnya Dilamar Pujaan Hati. Kisah Romeo Juliet aja Kalah Bahagia

Lulus kuliah sudah, bekerja pun juga sudah. Apalagi yang kurang? Kurang dihalalin sama abang, ihir.

Nah setelah melewati tahapan panjang dalam hidup seorang diri, tentu wajar dong kalau para wanita mulai gemar mengirimkan kode kepada prianya. Berharap agar sang pria segera menangkap sinyal kode dan memutuskan aksi selanjutnya. Ya, wanita mana sih yang nggak ingin segera dihalalkan pasangannya? Bukankah semua hubungan percintaan dijalin untuk sebuah pelaminan? Jadi jangan kaget, kalau prosesi lamaran dari pria akan membuat wanita merasa benar-benar bahagia.

Diinginkan menjadi seorang istri oleh pria yang ia cintai, sungguh itulah kebahagiaan yang hakiki.

  • Mas, Aku Hamil! Duh Bahagianya Pengantin Baru ini.

    Setelah menikah, doa semua pasangan tentu berharap agar lekas diberi momongan. Itulah kenapa kabar baik kehamilan seorang istri menjadi hal yang paling dinanti saat kamu sudah menikah nanti. Betapa bahagianya membayangkan ketika ada buah hati yang siap meramaikan hari-harimu. Merengek sepanjang hari merajuk pada ayah bundanya. Ah, aku bahagia mas hamil anakmu!

  • Hakikat Bahagia itu Mengucap Syukur atas Semua Hal, Suka Maupun Duka

    Lepas dari semua momen itu, apa yang bisa disimpulkan? Betapa bahagia sebenarnya bukan hanya perkara uang dan kekayaan. Memang kita tidak bisa munafik, hidup dengan perut kenyang dan uang di dompet akan lebih terasa aman daripada hidup serba kekurangan. Akan tetapi jika kita punya Tuhan yang sudah pasti akan menjamin rejeki bagi hambanya yang berusaha dan berdoa, perihal mana lagi yang perlu dirisaukan? Bukankah Tuhan sudah menjanjikan akan menambah nikmat bagi hambanya yang mau bersyukur? Jadi daripada menyibukkan diri untuk mengeluh, mari belajar untuk bersikap positif. Belajarlah untuk menerima dengan lapang dada bagaimanapun keadaanmu. Jika tahap ini sudah bisa kamu kuasai, percayalah janji Tuhan itu nyata. Maka kamu akan menjadi pribadi yang selalu bahagia.

Bahagia sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *